Garda Terdepan Penjaga Napas Merapi
Kami bukan sekadar komunitas. Kami adalah pahlawan yang lahir dari rahim tragedi. SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Cluntang terbentuk dari trauma kolektif erupsi dahsyat Gunung Merapi tahun 2010. Kala itu, 20 relawan tangguh kami menembus pekatnya hujan abu, berdiri di garis depan demi memastikan tidak ada satu pun nyawa warga lereng Merapi yang tertinggal.
Janji kami di tahun 2010 terus kami pegang teguh hingga hari ini. Bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali dan American Red Cross, SIBAT Cluntang bertransformasi menjadi entitas mandiri yang memitigasi risikonya sendiri. Kami tidak lagi menunggu bantuan datang, melainkan bersiap sebelum bencana tiba.

Sistem Peringatan Dini (EWS)
Merawat dan menginspeksi instrumen peringatan dini yang terkoneksi langsung dengan pos vulkanologi.

Konsep 'Sister Village'
Menginisiasi perjanjian desa bersaudara untuk menata rute evakuasi pengungsi yang terorganisasi dan bermartabat.

Radio Merapi FM
Membangun dan mengelola stasiun pemancar darurat untuk komunikasi mitigasi warga yang menjangkau lintas provinsi.

Respons Cuaca Ekstrem
Bergotong royong membersihkan saluran air saat musim hujan, dan mendistribusikan dropping air bersih langsung ke rumah warga saat kemarau panjang.
TENTANG KOPI SIAGA
Kopi Siaga bukan lahir dari pabrik korporasi, melainkan dari tangan-tangan tangguh pahlawan mitigasi bencana. Tumbuh di tanah andosol vulkanik yang subur pada elevasi 1.200 mdpl di lereng timur Merapi, Kopi Siaga membawa cita rasa Arabika Single Origin yang tebal, berkarakter, dan tak terlupakan.
Lebih dari Komoditas, Ini Adalah Sabuk Hijau Kehidupan
Hujan abu vulkanik pernah menghancurkan sumber penghidupan utama desa kami. Kami bangkit dengan menanam kembali pohon-pohon kopi. Dengan akar tunggangnya yang kuat, kopi-kopi ini mencengkeram tanah curam Kecamatan Musuk, berfungsi ganda sebagai sabuk hijau (green belt) pencegah longsor dan perisai ekologi desa kami. Semua dirawat dengan napas kearifan lokal Merti Tuk—tradisi luhur gotong royong merawat kesucian mata air warisan leluhur.